Selasa, 18 Januari 2011

Mozilla 3 | FireFox 3 | Google Mozilla FireFox

Mozilla 3 | FireFox 3 | Google Mozilla FireFox
Mozilla Meluncurkan F1, Cara Baru Untuk Berbagi Link

f1.jpg
Untuk webmaster dan web surfer sama, melihat deretan setengah lusin tombol "Share This" di atas atau di bawah setiap bagian konten web dapat secara visual mengganggu dan secara eksistensial membingungkan.

Banyak perusahaan membangun yang bekerja untuk masalah desain interaksi umum di era digital ini, dan Mozilla baru saja berkecimpung kedalam masalah ini dengan membuat aplikasi mozilla ekstension yang bernama F1.

F1 memberikan pengguna sebuah frame all-in-one di atas konten yang mereka lihat. Setelah account Anda terhubung, Anda cukup klik ikon F1 kecil di toolbar untuk berbagi halaman yang sedang Anda lihat dengan teman-teman di Facebook , Twitter dan Gmail.

Dalam arti kedepannya, jika setiap pengguna web adalah pengguna Firefox F1, pemilik web tidak perlu menaruh tombol share pada setiap halaman website mereka, dan pengguna tidak perlu untuk login terlebih dahulu ke akun jejaring sosial mereka untuk membagi halaman web, seperti metode berbagi halaman sekarang ini. Berbagi akan lebih aman, sederhana dan jauh lebih mudah daripada cara berbagi halaman web yang kbanyakan sekarang digunakan.
Readmore..

Bookmark and Share

Senin, 17 Januari 2011

Kilas Balik

Readmore..

Bookmark and Share

Sabtu, 15 Januari 2011

Internet Jadi Sumber Informasi Utama Ketimbang Televisi

Internet Jadi Sumber Informasi Utama Ketimbang Televisi

shieldforme.com
Internet telah menyalip televisi sebagai media penyebar informasi pertama ke seluruh dunia. Berdasarkan laporan Pew Research Center, orang yang berusia 18 sampai 29 tahun menjadikan internet sebagai referensi berita pertama ketimbang menonton televisi.

Pada tahun lalu, sebanyak 65 persen dari 1.500 anak muda di Amerika yang berusia kurang dari 30 tahun memilih mengakses internet untuk mendapatkan berita terbaru. Jumlah ini lebih besar dua kali lipat ketimbang pada tahun 2007.

Adapun orang muda yang menggantungkan informasi pada televisi turun dari 68 persen menjadi 52 persen. Jenis informasi yang diakses melalui internet sebagian besar adalah berita nasional dan internasional.

Sementara itu, 40 persen dari mereka yang berusia 30 sampai 59 tahun juga ikut menggunakan internet untuk mendapatkan informasi. Padahal tahun 2007, jumlah penikmat berita televisi untuk usia itu sebesar 32 persen.

Bagi orang yang sudah berumur, yakni 51 sampai 64 tahun, televisi masih menjadi sumber utama untuk mendapatkan berita.

Menurut Pew Research Center, meningkatnya pengguna layanan internet tak lepas dari gandrungnya para kaum muda terhadap situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Selain itu, terjadi pergeseran budaya pemirsa televisi yang lebih memilih tayangan streaming di web ketimbang menonton televisi.

Lagipula membanjirnya produk televisi yang bisa langsung terkoneksi ke internet membuat siaran televisi lambat laun semakin ditinggalkan.
Readmore..

Bookmark and Share

Selasa, 11 Januari 2011

Blokir Blackberry Sudah Harga Mati

Blokir Blackberry Sudah Harga Mati

YLKI Dukung Kebijakan Pemerintah

JAKARTA. Rencana pemerintah memblokir izin operasi produsen Blackberry, Research In Motion (RIM) di Indonesia per 17 Januari, sudah harga mati. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring, mengatakan sudah tidak ada toleransi lagi kepada pabrikan telepon seluler asal Kanada itu.
Tifatul mengimbau publik bersiap jika pada pekan depan fasilitas Blackberry yang disediakan sejumlah operator tidak bisa dioperasikan lagi di Indonesia.
"Karena sejauh ini terkesan RIM mengulur-ulur waktu untuk menjalankan komitmen mereka. Pemerintah tidak akan mundur selangkah pun," kata Tifatul di Jakarta Minggu (9/1) kemarin.
Seperti diwartakan, Kemenkominfo akan mencabut izin usaha RIM dalam dua pekan mendatang karena mereka menolak memblokir akses terhadap situs porno. Dalam pertemuan terakhir, RIM mengeluhkan besarnya biaya dan investasi untuk memblokir konten pornografi secara khusus di wilayah Indonesia.
RIM kemudian mengusulkan untuk mengarahkan beban investasi sensor konten pornografi di Blackberry kepada operator di Indonesia. Namun, rencana itu belum menghasilkan solusi konkret. Karena itu Kemenkominfo berang dan akan memblokir operasi RIM di Indonesia.
Tifatul mengatakan, RIM harusnya patuh kepada undang-undang yang berlaku di Indonesia seperti operator lain. Pihaknya tidak akan memberi perlakuan istimewa kepada BlackBerry walaupun pelanggannya sudah mencapai angka 2 juta orang di Indonesia.
Berbeda dengan ponsel lain hanya BlackBerry yang menggunakan skema bisnis internet menggunakan jalur sendiri untuk koneksi internet internasionalnya. Sementara ponsel yang lain hanya mengandalkan jaringan yang disediakan operator lokal dengan izin Menkominfo.
Tifatul menjelaskan, isu filter internet hanya satu dari sekian banyak kewajiban yang harus dipenuhi RIM jika ingin berbisnis di Indonesia. Hal lain yang selama ini tidak diperhatikan oleh RIM adalah, kewajiban pajak seperti PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak), kontribusi USO (Universal Service Obligation) dan lawful interception atau penyadapan.
"Semua terpusat di Kanada dan itu tidak adil," kata Tifatul.
Secara umum, Tifatul memiliki tujuh permintaan kepada RIM. Antara lain, agar RIM menghormati Peraturan UU 36/1999, UU 11/2008 dan UU 44/2008, RIM juga harus membuka kantor di Indonesia, RIM harus membuka service center, RIM juga wajib merekrut tenaga kerja lokal.
Selanjutnya, Tifatul meminta RIM menggunakan konten lokal Indonesia, khususnya software, RIM juga wajib memasang software blocking situs porno.
"Dan yang terpenting, RIM agar membangun server/repeater di Indonesia, sehingga aparat penegak hukum bisa melakukan penyelidikan kepada pelaku kejahatan," tegas dia.
Tuntutan Tifatul memang berdasar. RIM memang sudah membuka kantor perwakilan di Indonesia sejak 9 November 2010 silam. RIM juga sudah berkomitmen membuka 36 pusat layanan resmi BlackBerry di Indonesia sampai akhir tahun lalu dan akan terus ditambah.
Namun, ketika pemerintah berunding dengan RIM terkait blokir situs porno dan urusan pajak, pengambilan keputusan tidak bisa dilakukan oleh perwakilan Indonesia.
Seakan-akan, kantor perwakilan dan service center di Indonesia hanyalah upaya untuk meredam pemerintah dan mereka tetap bisa berbisnis tanpa kontribusi konkret kepada Indonesia.
Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudayatmo, justru sepakat dengan langkah pemerintah. Menurutnya blokir layanan Blackberry sudah terlambat dilakukan karena konsumen sudah mencapai jutaan orang.
Namun, yang membuat langkah pemerintah cukup beralasan, YLKI menemukan bahwa RIM tidak memiliki badan hukum lokal di Indonesia. Artinya, perlindungan konsumen sulit dilakukan karena semua kebijakan terpusat di Kanada.
"Kali ini saya setuju dengan pemerintah. Karena ini adalah upaya melindungi konsumen di masa mendatang," kata dia.
YLKI mengatakan, posisi konsumen RIM di Indonesia sangat lemah. Karena, komplain terkait produk, tidak bisa dilayani di Indonesia. Sudaryatmo mengatakan, seakan-akan RIM berniat melakukan bisnis hitam di Indonesia tanpa mau bertanggungjawab kepada produknya.
Termasuk keengganan berbagi keuntungan dengan pemerintah Indonesia dalam hal pajak. "Tugas pemerintah sekarang adalah menjelaskan kepada publik bahwa kebijakan ini untuk melindungi mereka," kata dia.
Dari lima operator partner RIM yakni Telkomsel, Indosat, PT XL Axiata (XL), PT Natrindo Telepon Seluler (Axis) dan PT Hutchison CP Telecom (Three), ada sekitar 2 juta pelanggan dengan asumsi perputaran uang sekitar Rp5 triliun per bulan.
Secara terpisah, GM Corporate Communication Telkomsel Richardo Indra mengatakan, sulit bersikap dengan ultimatum pemerintah terhadap pihak RIM. Apalagi, hal itu masih menjadi pembicaraan di kedua belah pihak.
Karena itu, Telkomsel sebagai salah satu provider yang menyediakan layanan Blackberry hanya bisa menunggu sampai ada keputusan tetap. "Sejauh ini, nikmati saja berbagai layanan yang sudah disiapkan Telkomsel. Dan kami tetap berupaya memberikan kepuasan bagi pelanggan," katanya.
Sampai akhir 2010 lalu pihaknya membukukan 960 ribu pelanggan BlackBerry. Ditargetkan, tahun depan bisa bertambah sebanyak 1 juta pelanggan sehingga total sampai akhir 2011 sebanyak 2 juta pelanggan yang menggunakan layanan BlackBerry Telkomsel.
"Dengan jumlah pelanggan 960 ribu, per bulan Telkomsel bisa membukukan sekitar Rp86,4 miliar," kata dia.
Sementara itu, kantor perwakilan RIM di Indonesia juga terus menutup diri kepada wartawan. Tak ada satupun pejabat mereka yang memberikan keterangan kepada publik terkait polemik ini. Upaya untuk meminta pernyataan pun tidak mendapat tanggapan. (zul/res/gen/jpnn)
Readmore..

Bookmark and Share

Blokir BB

Kemenkominfo: Blokir BlackBerry Hanya untuk Fasilitas Browsing

Senin, 10 Januari 2011 11:26 WIB


www.rimarkable.com
Jakarta, (tvOne)
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menegaskan bahwa ancaman blokir kepada Research in Motion (RIM) diarahkan hanya untuk fasilitas browsing BlackBerry.

"Jika nanti pada pertemuan pada 17 Januari 2011, RIM tidak comply dengan kebijakan kami maka fasilitas browsing BlackBerry akan diblokir," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Gatot S. Dewa Broto, di Jakarta, Senin.

Dewa Broto menjelaskan, fasilitas browsing di BlackBerry itulah yang selama ini membuka kemungkinan untuk mengakses situs porno karena produsen BlackBerry, RIM, belum melakukan content filtering.

Karena itu, katanya, Kemenkominfo mengancam akan memblokir fasilitas browsing tersebut. "Untuk fasilitas lain tetap bisa digunakan, blokir hanya berlaku untuk fasilitas browsing saja," katanya.

Pada 10 Agustus 2010, kata Dewa Broto, pihaknya sudah melakukan "kick off" untuk memberlakukan filtering terhadap situs porno pada 180 Internet Service Provider (ISP).
"Kalau layanan browsing BlackBerry yang tanpa filtering dibiarkan seakan-akan ada previlege yang diberikan kepada RIM. Sedangkan `gadget` lain terkoneksi dengan ISP yang ada. Kami tegaskan bahwa kami tidak dipicu oleh kepentingan apapun," katanya.

Pada 17 Januari 2011 dijadwalkan akan ada pertemuan dengan RIM dan menurut Gatot di situlah kesempatan RIM untuk mengambil sikap terkait layanannya di Indonesia. "Kalau mereka comply dengan kebijakan di Indonesia maka mereka harus kooperatif untuk melakukan filtering konten, sebaliknya jika tidak comply maka fasilitas browsing akan diblokir," katanya.

Gatot menambahkan, pemerintah akan menawarkan substitusinya kepada pelanggan salah satunya dengan cara mengaktifkan GPRS handset kketika akan mengakses internet.
Namun konsekuensinya, pelanggan akan dibebani biaya tambahan untuk mengakses GPRS di luar biaya layanan BlackBerry.

"Artinya ada risiko finansial yang harus ditanggung pelanggan, itu salah satu entry point kami untuk menekan RIM bukan berarti kami membuat beban baru bagi pengguna tetapi mendorong RIM agar comply dengan peraturan yang ada," katanya.

Gatot juga menanggapi komentar yang selama ini menganggap pemerintah tidak tegas seperti pemerintah Arab Saudi yang dengan tegas memblokir BlackBerry di negaranya.

Menurut dia, aturan dan kebijakan di Indonesia jelas berbeda dengan Arab Saudi.
"Kita bukan Arab Saudi. Kita tidak ingin latah, semua ada skenario dan solusi yang cerdas yang sesuai dengan kebijakan dan aturan di Indonesia," katanya. (Ant)
Readmore..

Bookmark and Share

Minggu, 09 Januari 2011

Facebook

Selamatkan Segera Foto-foto Anda di Facebook

Tribunnews.com - Minggu, 9 Januari 2011 15:35 WIB

44Share   
TRIBUNNEWS.COM
Selamat segera foto - foto Anda di Facebook. Per 15 Maret 2011, situs jejaring sosial terbesar di dunia ini akan mengakhiri kiprahnya di dunia maya.

"Setelah 15 Maret (2011), seluruh website (Facebook) akan ditutup," kata Avrat Humarthi, Vice President of Technical Affairs Facebook.

“So, jika Anda ingin melihat foto Anda kembali, saya rekomendasikan Anda untuk mengambilnya dari internet. Anda tidak akan bisa mendapatkannya lagi setelah Facebook ditutup," katanya seperti dikutip weeklyworldnews.com.

Sebelumnya, Tribunnews.com memberitakan, kabar mengejutkan datang dari Mark Zuckerberg. Pendiri situs jejaring sosial terbesar di dunia ini mengumumkan akan menutup Facebook bulan Maret 2010 ini.

Mengelola Facebook membuat stress, begitu salah satu alasan Zuckerberg, salah satu anak muda terkaya di dunia, untuk menutup Facebook.
"Facebook berjalan di luar kendali," kata Zuckerberg dalam jumpa pers di kantornya, Palo Alto, Amerika Serikat.

Berita Terkait

* Zuckerberg: Facebook Akan Ditutup Maret

Editor: Dahlan Dahi
Readmore..

Bookmark and Share

Facebook

Zuckerberg: Facebook Akan Ditutup Maret

AP PHOTO
Minggu, 9 Januari 2011 | 15:44 WITA
TRIBUNKALTIM.co.id  - Kabar mengejutkan datang dari Mark Zuckerberg. Pendiri situs jejaring sosial terbesar di dunia ini mengumumkan akan menutup Facebook bulan Maret 2011 ini.


Mengelola Facebook membuat stress, begitu salah satu alasan Zuckerberg, salah satu anak muda terkaya di dunia, untuk menutup Facebook. "Facebook berjalan di luar kendali," kata Zuckerberg dalam jumpa pers di kantornya, Palo Alto, Amerika Serikat.

"Stres mengelola perusahaan ini telah membuat hidupku menderita," kata anak muda yang tidak peduli dengan uang ini. "Saya harus mengakhiri semua kesulitan ini," katanya seperti dikutip Weeklywrdnews.com

Zuckerberg menjelaskan, mulai 15 Maret 2011, pengguna Facebook tidak bisa lagi mengakses akun Facebook-nya.

“Setelah 15 Maret, seluruh website (Facebook) akan ditutup," tambah Avrat Humarthi, Vice President of Technical Affairs Facebook.
sumber: tribunnews.com
Readmore..

Bookmark and Share

visitor

eXTReMe Tracker